Derita Sakit Lambung dan
Upaya Pengobatannya
Sakit lambung sangat tidak nyaman.
Apalagi dalam kondisi yang sudah kronis. Perut terasa perih tiada henti. Tiada
detik tanpa perih di bagian perut. Terutama bagian atas. Terasa panas seperti
habis makan makanan yang pedas-pedas.
Lebih meningkat lagi jika sudah mulas. Lengkaplah rasanya penderitaan itu.
Leher terasa disumbat. Mual seperti
mau memuntahkan sesuatu dari perut. Setiap makanan atau minuman yang masuk
seperti berbalik arah. Perut bagian atas terasa begah. Penuh entah dengan apa.
Lebih tidak nyaman lagi kondisi demikian diikuti dengan sendawa sambung
menyambung.
Dada terasa sesak seperti ada sesuatu
yang menekannya. Pinggang bagian belakang panas sekali. Pundak sangat kaku
seperti memikul beban yang berat sekali. Pegal, baik dalam keadaan diam apalagi
pada waktu bergerak.
Kepala pusing tiada henti. Pelipis
terasa pening seperti ditusuk-tusuk. Telinga berdengung. Penglihatan pun
terganggu. Ketika berbaring lantai serasa berputar. Ketika duduk serasa
diayun-ayun. Jika berdiri pijakan terasa goyang. Mana kala berjalan sempoyongan
hilang keseimbangan. Seluruh tubuh lemas tak bertenaga.
Sakit lambung sangat besar
pengaruhnya terhadap kejiwaan penderitanya. Semangat kerja menurun. Mau
beraktifitas apa pun terasa malas. Daya konsentrasi dalam setiap kegiatan
sangat lemah. Rasa percaya diri semakin terkikis. Waswas dan kadang mengarah
putus asa. Kehawatiran berlebihan. Emosional terutama ketika dihadapkan dengan
situasi dan kondisi kesedihan. Hidup semakin kurang produktif.
Upaya mengatasi sakit lambung kronis
memerlukan waktu relatif lama dengan tingkat kesungguhan dan kedisiplinan yang
tinggi. Upaya secara medis maupun non medis. Secara medis tentunya melalui
konsultasi dengan dokter ahli. Pemeriksaan laboratorium yang akurat guna
menentukan obat yang tepat. Secara non medis melalui asupan makanan yang
bergizi dan aman di lambung. Berkonsultasi kepada ahli gizi merupakan suatu
keharusan. Lakukan relaksasi setiap hari minimal selama 30 menit. Berolah raga ringan
yang dilakukan di lingkungan rumah. Kurangi nonton acara siaran televisi yang
sekiranya menimbulkan emosi sedih maupun gembira berlebihan. Akhirnya sadarkan
diri bahwa hidup ini adalah implementasi dari berbagai jenis aturan. Sadarkan
pula bahwa dari berbagai jenis aturan dalam kehidupan itu ada yang seiring
sejalan namun banyak pula yang saling bertabrakan. Yakinilah bahwa tubuh kita
atau biasa juga kita sebut jasmani ini bersinergi dengan jiwa atau biasa juga
kita sebut ruhani. Jasmani dan ruhani membentuk suatu sistem. Sistem kehidupan.
Sistem kehidupan tersebut dibatasi oleh berbagai jenis aturan tadi. Sebagai
insan beragama kita harus meyakini bahwa ada zat yang Maha Tinggi yang
menguasai segala jenis aturan kehidupan. Dialah Yang Mahamengatur. Dialah Yang
Mahaperkasa. Al-Jabbaaru. Ajukanlah permohonan kepada-Nya. Yakni kepada Allah
Rabbul ‘Aalamiin.
Wallahu a’lam.
Bandung, 24 Maret 2014
bingmuchlis
Tidak ada komentar:
Posting Komentar