Minggu, 23 Maret 2014

Derita Sakit Lambung dan Upaya Pengobatannya


Derita Sakit Lambung dan Upaya Pengobatannya

Sakit lambung sangat tidak nyaman. Apalagi dalam kondisi yang sudah kronis. Perut terasa perih tiada henti. Tiada detik tanpa perih di bagian perut. Terutama bagian atas. Terasa panas seperti habis makan  makanan yang pedas-pedas. Lebih meningkat lagi jika sudah mulas. Lengkaplah rasanya penderitaan itu.
Leher terasa disumbat. Mual seperti mau memuntahkan sesuatu dari perut. Setiap makanan atau minuman yang masuk seperti berbalik arah. Perut bagian atas terasa begah. Penuh entah dengan apa. Lebih tidak nyaman lagi kondisi demikian diikuti dengan sendawa sambung menyambung.
Dada terasa sesak seperti ada sesuatu yang menekannya. Pinggang bagian belakang panas sekali. Pundak sangat kaku seperti memikul beban yang berat sekali. Pegal, baik dalam keadaan diam apalagi pada waktu bergerak.
Kepala pusing tiada henti. Pelipis terasa pening seperti ditusuk-tusuk. Telinga berdengung. Penglihatan pun terganggu. Ketika berbaring lantai serasa berputar. Ketika duduk serasa diayun-ayun. Jika berdiri pijakan terasa goyang. Mana kala berjalan sempoyongan hilang keseimbangan. Seluruh tubuh lemas tak bertenaga.
Sakit lambung sangat besar pengaruhnya terhadap kejiwaan penderitanya. Semangat kerja menurun. Mau beraktifitas apa pun terasa malas. Daya konsentrasi dalam setiap kegiatan sangat lemah. Rasa percaya diri semakin terkikis. Waswas dan kadang mengarah putus asa. Kehawatiran berlebihan. Emosional terutama ketika dihadapkan dengan situasi dan kondisi kesedihan. Hidup semakin kurang produktif.
Upaya mengatasi sakit lambung kronis memerlukan waktu relatif lama dengan tingkat kesungguhan dan kedisiplinan yang tinggi. Upaya secara medis maupun non medis. Secara medis tentunya melalui konsultasi dengan dokter ahli. Pemeriksaan laboratorium yang akurat guna menentukan obat yang tepat. Secara non medis melalui asupan makanan yang bergizi dan aman di lambung. Berkonsultasi kepada ahli gizi merupakan suatu keharusan. Lakukan relaksasi setiap hari minimal selama 30 menit. Berolah raga ringan yang dilakukan di lingkungan rumah. Kurangi nonton acara siaran televisi yang sekiranya menimbulkan emosi sedih maupun gembira berlebihan. Akhirnya sadarkan diri bahwa hidup ini adalah implementasi dari berbagai jenis aturan. Sadarkan pula bahwa dari berbagai jenis aturan dalam kehidupan itu ada yang seiring sejalan namun banyak pula yang saling bertabrakan. Yakinilah bahwa tubuh kita atau biasa juga kita sebut jasmani ini bersinergi dengan jiwa atau biasa juga kita sebut ruhani. Jasmani dan ruhani membentuk suatu sistem. Sistem kehidupan. Sistem kehidupan tersebut dibatasi oleh berbagai jenis aturan tadi. Sebagai insan beragama kita harus meyakini bahwa ada zat yang Maha Tinggi yang menguasai segala jenis aturan kehidupan. Dialah Yang Mahamengatur. Dialah Yang Mahaperkasa. Al-Jabbaaru. Ajukanlah permohonan kepada-Nya. Yakni kepada Allah Rabbul ‘Aalamiin.
Wallahu a’lam.

Bandung, 24 Maret 2014
bingmuchlis